• 3S Bali

Mengenal Perbedaan Bata Ringan AAC dan CLC

Bata ringan atau hebel merupakan bata berpori yang memiliki nilai berat jenis yang lebih ringan daripada bata pada umumnya. Seiring berjalannya waktu, material bangunan bata ringan lebih banyak digunakan dibandingkan dengan penggunaan bata merah untuk pembuatan tembok. Sebelum mengenal lebih lanjut tipe bata ringan, yuk kita pahami dulu kelebihan dan kekurangan penggunaan bata ringan!


Kelebihan bata ringan

  • Waktu yang dibutuhkan untuk pemasangan lebih cepat Bata ringan memiliki ukuran yang lebih besar namun bobot lebih ringan dibandingkan bata merah. Selain itu, dimensinya lebih presisi dengan tingkat kerekatan yang lebih baik. Sehingga, proses pemasangan lebih mudah dan cepat.

  • Daya tahan kuat Bahan pembuatan bata ringan hampir serupa dengan beton sehingga daya tahannya pun serupa.

  • Dapat menjadi insulator Bata ringan dapat mengurangi hantaran panas yang berlebih, pori-pori pada permukaan bata ringan dapat menyerap panas dari luar bangunan.

  • Finishing lebih mudah Permukaan bata ringan lebih rapi dan halus sehingga lapisan tidak perlu terlalu tebal.

  • Lebih hemat biaya Walaupun harga bata ringan lebih mahal dibandingkan bata merah tetapi penggunaan bata ringan menghemat biaya plester sebanyak 50%.


Kekurangan bata ringan

  • Terdapat sisa material untuk permukaan tanggung Bata ringan memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan bata merah. Sehingga, untuk permukaan tanggung akan banyak bagian yang tersisa. Sebelum melaksanakan proyek, sebaiknya perhitungan dilakukan secara matang.

  • Proses pemasangan oleh ahli Pemasangan bata ringan harus dilakukan oleh pekerja yang berkompetensi dan berpengalaman untuk mendapatkan hasil yang rapi.

  • Bata ringan yang terpapar air lama kering Bata ringan yang terpapar air saat proses pemasangan akan memakan waktu yang lama untuk kering. Akan timbul bercak kuning pada bata ringan basah yang diplester.


Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan bata ringan, yuk kenali lebih dalam tipe bata ringan! Terdapat dua tipe bata ringan yaitu autoclave aerated concrete atau AAC dan cellular lightweight concrete atau CLC. Secara umum, perbedaan terletak pada cara pengeringan kedua tipe bata ringan tersebut. Bata ringan AAC dikeringkan menggunakan mesin autoclaved bertekanan tinggi. Berbeda dengan bata ringan CLC yang dikeringkan secara tradisional menggunakan cahaya matahari tanpa adanya reaksi kimia. Simak gambar berikut untuk mengetahui perbedaan lebih lanjut:



Pemasangan bata ringan memerlukan perekat khusus. Pastikan kalian menggunakan perekat berkualitas untuk hasil yang memuaskan!

Sumber: Kompas.com


6 views0 comments

Recent Posts

See All